SBY: Ekonomi Kita Sedang Hadapi Tekanan Cukup Berat

SBY: Ekonomi Kita Sedang Hadapi Tekanan Cukup Berat

Hardani Triyoga - detikFinance
Jumat, 28 Agu 2015 21:22 WIB
Cianjur - Partai Demokrat menggelar rapat pleno pengurus pusat untuk menghadapi Pilkada 2015. Dalam kata sambutannya, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyinggung soal ekonomi Indonesia terkini yang sedang melambat.

"Bahwa ekonomi kita mengalami persoalan, ekonomi kita baik makro maupun mikro baik sektor keuangan, menghadapi tekanan yang cukup berat yang dihadai bangsa ini," kata SBY di Hotel Grand Yasmin, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (28/8/2015).

Menurut SBY, ada beberapa faktor yang membuat pertumbuan ekonomi menjadi lamban, salah satunya karena daya beli masyarakat menurun, termasuk kinerja ekspor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketiga ekspor kita menurun. Komoditas tetap, tapi nilai menurun. Ini yang buat harga komoditas jatuh seperti minyak bumi, batu bara, kelapa sawit," tuturnya.

Kemudian, SBY juga melihat perlunya pembelanjaan pemerintah lebih dihemat. Dia menilai bila anggaran pembenjaan bisa dihemat bisa mempengaruhi kondisi ekonomi.

"Dan angka pertumbuhan ekonomi sampai kuartal dua tahun ini menurun karena sudah di bawah 5 persen," tutur Presiden RI ke-6 itu.

SBY menambahkan faktor ekonomi di kawasan Asia ikut berpengaruh melambatnya ekonomi di dalam negeri. Pertumbuhan ekonomi yang menurun di Tiongkok dinilai SBY sangat berdampak terhadap Indonesia.

"Pertumbuhan di Asia sudah menurun. Tiongkok menurun. Padahal Indonesia dan Tiongkok punya hubungan kuat dalam kerjasama ekonomi. Tentu juga menurunnya Malaysia serta Singapura membuat Indonesia juga kena," tuturnya.


Kemarin, SBY pun sempat menyampaikan soal pandangannya terkait kondisi ekonomi terkini Indonesia, dan memberikan 6 solusi bagi pemerintah saat ini.

(hat/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads