Menhub Jonan: Belum Pernah Ada Rapat Soal Kereta Cepat

Menhub Jonan: Belum Pernah Ada Rapat Soal Kereta Cepat

Michael Agustinus - detikFinance
Selasa, 01 Sep 2015 19:59 WIB
Menhub Jonan: Belum Pernah Ada Rapat Soal Kereta Cepat
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengungkapkan rencana pembangunan kereta cepat belum pernah dirapatkan di tingkat tim penilai yang terdiri dari para menteri. Saat ini memang ada tim penilai di bawah menko perekonomian.

"Ini kan dibentuk tim untuk memberikan rekomendasi kepada Presiden, saya cuma salah satu anggota. Belum pernah diadakan rapat diantara anggota tim evaluasi," kata Jonan usai rapat kerja dengan Komisi V di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Jonan mengaku tak tahu menahu mengenai proposal yang ditawarkan oleh China maupun Jepang. Sebab, tak pernah dilibatkan dalam pembahasan awal soal kereta cepat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak tahu saya, saya belum diajak rapat. Saya belum tahu detailnya," tegasnya.

Terkait spesifikasi kereta cepat dan standar keselamatannya pun Jonan mengaku belum mendapat laporan dari konsultan yang ditunjuk pemerintah.

"Saya belum dapat laporan lengkap dari konsultan yang ditunjuk untuk mengevaluasi ini," ujarnya.

Rapat tim penilai pemerintah terkait kereta cepat akan diadakan besok. Tim ini dipimpin oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution sebagai ketua dan Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli sebagai wakil ketua. Untuk sementara Jonan enggan berkomentar soal kereta cepat.

"Rencananya rapatnya besok. Nanti jawabannya dari tim, bukan jawaban saya sendiri," ucapnya.

Meski memakan biaya hingga kisaran Rp 80 triliun, menurutnya, pembangunan kereta cepat tak akan membebani negara karena tidak menggunakan dana dari APBN.

"Ini kan tidak pakai APBN," katanya.

Kini, China sedang bersaing dengan Jepang untuk mendapatkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang nilainya mencapai Rp 78-87 triliun, untuk panjang lintasan 150 Km. Pemenang proyek ini rencananya akan diumumkan pada 2 September 2015, setelah hasil tim penilai dari pemerintah yang dipimpin oleh Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads