Menurut BBC, Rabu (2/9/2015), angka pertumbuhan ekonomi Australia itu di bawah ekspektasi banyak pihak.
Biro Statistik Australia mengumumkan, perlambatan pertumbuhan ekonomi dikarenakan penurunan yang signifikan di sektor pertambangan dan konstruksi, serta ekspor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara kuartalan atau dibanding kuartal sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Australia di kuartal II-2015 hanya tumbuh 0,2%. Pada kuartal I-2015, ekonomi Australia masih tercatat naik 0,9%.
Angka pertumbuhan ekonomi ini muncul setelah bank sentral Australia, yaitu Reserve Bank of Australia, menahan suku bunga tetap 2%.
Bank sentral itu menargetkan ekonomi Australia tumbuh 2,25% di tahun ini, namun sejumlah ekonom mengatakan target itu terlalu optimistis.
Menyambut data tersebut, dolar Australia turun 0,4% dibandingkan dolar AS.
(dnl/ang)











































