Jokowi Gantung Nasib Kereta Cepat, Ini Tanggapan Menteri Rini

Jokowi Gantung Nasib Kereta Cepat, Ini Tanggapan Menteri Rini

Muhammad Idris - detikFinance
Kamis, 03 Sep 2015 19:58 WIB
Jokowi Gantung Nasib Kereta Cepat, Ini Tanggapan Menteri Rini
Kereta cepat buatan China saat pameran di Jakarta (Foto: Feby/detikFinance)
Jakarta - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pasca menerima rekomendasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung cenderung menggantung.

Jokowi tak menjelaskan kepastian kelanjutan proyek high-speed railway (HSR) sepanjang 150 km itu, apalagi memutuskan siapa pemenang proyek ini yang pesertanya Jepang dan China.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, yang baru saja beres rapat dengan Komisi VI DPR mengaku belum mendengar kabar tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oh saya belum tau malahan. Sorry saya belum tahu. Apa begitu ya?" Kata Rini sambil bergegas masuk ke mobilnya di depan Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2015).

"Kami ini melihatnya begini, saya mungkin akan memberikan paparan secara menyeluruh tentunya kami akan bicarakan lebih lanjut. Saya akan pelajari dulu. Saya belum tau sih ya. Saya belum tahu keputusannya beliau. Saya belum mendengar, baru selesai ini. Saya belum mau memberikan komentar pada saat sekarang," ujar Rini sambil memasuki mobilnya.

Jokowi hanya menegaskan proyek kereta cepat tak akan menggunakan uang negara atau APBN. Selain itu, pelaksanaannya oleh BUMN, dan ia meminta ada perhitungan ulang terhadap proyek kereta cepat yang estimasinya kebutuhan dananya Rp 78-87 triliun.

Bahkan Jokowi menyerahkan penjelasan lebih lanjut proyek ini kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution atau Rini.

"Silakan tanya ke menko atau menteri BUMN," kata Jokowi di sela-sela blusukan di kawasan Cilincing, Lapangan Kobra, Tanah Merah, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads