Ekonomi Lesu, Penjualan Sapi Kurban Tetap Ramai

Ekonomi Lesu, Penjualan Sapi Kurban Tetap Ramai

Muhammad Idris - detikFinance
Minggu, 06 Sep 2015 13:09 WIB
Ekonomi Lesu, Penjualan Sapi Kurban Tetap Ramai
Foto: Idris/detikFinance
Jakarta - Meski kondisi ekonomi tengah sulit, penjualan sapi kurban untuk kebutuhan Lebaran Idul Adha justru mengalami kenaikan. Salah satunya di pusat penjualan sapi di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

Pemilik pusat penjualan sapi kurban, Burhan mengungkapkan, kondisi ekonomi yang tengah lesu belum berpengaruh pada permintaan sapi kurban di tempatnya.

“Belum nih, lebih ramai dari tahun lalu, malah kalau baru 4 hari buka kandang sudah habis 100-an lebih, kalau dulu masih puluhan terjual dalam seminggu pertama,” ucap Burhan pada detikFinance, Minggu (6/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berkaca pada pengalaman tahun lalu, kata Burhan, sapi kurban yang dibawanya langsung dari Pulau Bima bakal ludes pada seminggu terakhir sebelum Lebaran.

“Bawa dari Bima 900 ekor, semuanya dari sana (Bima). Kalau tahun lalu bawa 600 ekor. Saya sudah 11 tahun jualan sapi kurban, dan belum pernah nggak habis. Pasti habis,” jelasnya.

Menurut Burhan, penjualan sapinya akan mencapai puncaknya pada seminggu sebelum Lebaran. Pelanggannya rata-rata membeli sapi dalam jumlah besar.

“Biasanya yang beli 10 ekor, tahun lalu ada yang beli 30 ekor. Kan yang beli yayasan, kantor, atau masjid, jadi belinya banyak,” katanya.

Pria asli Bima ini mengakui, harga sapi hidup miliknya mengalami kenaikan antara Rp 1-6 juta/ekor tergantung berat sapi.

“Kalau hitung-hitungannya saya lupa, karena saya tidak jual kiloan sapi hidup, yah kalau 300-an Rp 2 juta naiknya dari tahun lalu. Yang di bawah 300-an sekitar Rp 1 juta,” ungkap Burhan.

Soal harga, untuk sapi yang termurah dengan berat 250 kg, dirinya menjualnya seharga Rp 12 juta/ekor. Sementara untuk sapi kurban termahal dengan berat sekitar 450 kg, dirinya membanderol seharga Rp 20 juta/ekor.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads