Β
βMenteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro dalam rapat dengan badan anggaran (banggar), menjelaskan profil belanja Kementerian lembaga tahun 2015. Perkembangan sampai 31 Agustus penyerapan anggaran Kementerian/Lembaga di bawah kemenko perekonomian sebesar 34,7% atau Rp 78,3 triliun dari total Rp 225,34 triliun.
Berikut daftar serapan anggaran kementerian/lembaga sektor perekonomian, antara lain:
- Kementerian Keuangan 59,6%
- Bappenas 47,5%
- BKPM 46,9%
- Kementerian Koperasi dan UKM 39,4%
- Kementerian Pertanian 37,9%
- Kementerian Agraria 32,3%
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 30,8%
- Kementerian BUMN 29,2%
- Kemenko Perekonomian 28,7%
- Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 28,3%
- Kementerian Industri 20,9%
- Kementerian Perdagangan 23,5%
- Kementerian Tenaga Kerja 18%
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga adalah peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai.
Keempat adalah pemasaran pariwisata nasional dan perkembangan industri di luar Pulau Jawa.
Selanjutnya adalah untuk Percepatan pembangunan pusat ekonomi wilayah di luar Pulau Jawa.
Usulan alokasi Kementerian/Lembaga 2016:
- Kementerian PU Rp 103,8 triliun
- Kementerian Keuangan Rp 40,5 triliun
- Kementerian Pertanian Rp 32,8 triliun
- Kementerian Agraria Rp 6,5 triliun
- Badan Pusat Statistik (BPS) Rp 5,56 triliun
- Kementerian Ketenagakerjaan Rp 3,8 triliun
- BPK Rp 3,6 triliun
- Kementerian Perindustrian Rp 3,3 triliun
- Bappenas Rp 1,64 triliun
- Kementerian Koperasi dan UKM Rp 1,28 triliun
- BKPM Rp 520 miliar
- Kemenko Perekonomian Rp 361 mβiliar
Dalam rapat tersebut, hadir Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.
(hen/dnl)











































