Tom Lembong Minta Maaf Soal Menperin Absen di DPR karena ke Milan

Tom Lembong Minta Maaf Soal Menperin Absen di DPR karena ke Milan

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 07 Sep 2015 13:40 WIB
Tom Lembong Minta Maaf Soal Menperin Absen di DPR karena ke Milan
Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin sempat disindir oleh anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR-RI karena tak hadir dalam acara pembicaraan RUU tentang APBN 2016. Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong (Tom Lembong) memberikan penjelasan.

Dalam kesempatan itu, Tom meminta maaf kepada para anggota DPR datang terlambat. "Saya juga mohon maaf atas ketidakhadiran kolega saya menteri perindustrian yang berhalangan hadir hari ini," kata Tom saat rapat dengan para anggota Banggar di DPR, Senin (7/9/2015)

Tom menjelaskan rekannya sedang bertugas ke luar negeri, dalam rangka Milan Expo di Italia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menteri Perindustrian karena beliau mewakili pemerintah di Milan Expo. Menjadi forum yang penting untuk ekspor dan branding nasional. Beliau dianggap yang paling pas untuk mewakili pemerintah di Milan," katanya.

Saat rapat, Saleh Husin diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian

Ketidakhadiran Saleh Husin sempat disindir Ketua Banggar Ahmadi Noor Supit‎. "Waktu Pak Saleh Husin jadi anggota DPR tanyanya begitu (kenapa menteri nggak hadir?) sekarang dia nggak hadir," sindir Supit.

Supit mengatakan konsekuensi dari ketidakhadiran Menperin, maka rapat kali ini tidak akan mengambil keputusan yang berkaitan dengan anggaran di kementerian perindustrian.

"Karena keputusan ini harus diambil bersama antara Banggar dengan Menteri bukan dengan eselon I," kata Supit.

Hari ini 6 menteri dalam Kabinet Kerja pimpinan Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016, bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR.

Dalam rapat tersebut, hadir Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

(hen/rrd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads