"Kita punya tujuan, ini yang mau kita bereskan yang ini. Banyak indikasi illegal fishing di Indonesia. Ribuan kapal asing menjarah dengan kapal berbendera Indonesia. Mereka ambil uang di laut kita, pakai solar kita, nggak bayar pajak, ikannya dibawa keluar," kata Susi saat menggelar rapat dengan para pengurus HNSI, Senin (7/9/2015)
Ia mengatakan, persoalan illegal fishing nyata ada dan berlangsung hingga kini. Susi mengatakan beberapa waktu lalu, pemerintah Vietnam secara resmi meminta bantuan agar para nelayan ilegal sebanyak 1.928 agar dilindungi dari badai. Kegiatan illegal fishing melibatkan banyak pihak di dalam dan luar negeri
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Susi menegaskan, pemerintah akan terus menegakan aturan soal penenggelaman kapal illegal fishing. Ceranya selain pendekatan hukum, juga dengan cara imbauan kepada pelaku perikanan yang nakal.
"Saya undang juga agen-agen kapal asing. Saya bilang saya kenal Anda, saya kenal lama, kalian harus berhenti, saya nggak mau memenjarakan siapa pun," katanya.
Saat ini kegiatan illegal fishing masih terjadi, belum lama ini kapal asing ilegal asal Vietnam berhasil diamankan oleh Tim Kementerian Kelautand dan Perikanan.
"Pak Asep tadi baru lapor ada 4 kapal Vietnam lagi ditangkap," katanya.
(hen/rrd)











































