Jalur Rel Kereta 'Mati' Ini Mulai Dihidupkan Lagi

Jalur Rel Kereta 'Mati' Ini Mulai Dihidupkan Lagi

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 08 Sep 2015 15:46 WIB
Jalur Rel Kereta Mati Ini Mulai Dihidupkan Lagi
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara bertahap mulai melakukan reaktivasi atau menghidupkan kembali beberapa jalur kereta yang kini sudah mati. Selama 2015-2019 bakal ada 438 km rel mati yang akan diaktifkan lagi dengan kebutuhan dana Rp 12 triliun.

Saat ini yang progresnya sedang berlangsung atau aktivasi antara lain jalur Semarang Tawang-Pelabuhan Tanjung Mas, Jawa Tengah.

Berdasarkan data Kemenhub dikutip detikFinance, Selasa (8/9/2015), alokasi anggaran untuk aktivasi jalur ini mencapai Rp 35 miliar. Persiapannya sejak 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 2013 disiapkan desain oleh PT KAI, pada 2014 mulai dilakukan konstruksi jalur rel, hingga 2015. Targetnya akan selesai dan beroperasi pada 2016.

Selain itu, ada jalur lain yang sedang tahap reaktivasi rel yaitu Kedungjati-Tuntang 30 km di Jawa Tengah. Alokasi perbaikan rel tahun ini mencapai Rp 259,58 miliar.

Persiapan Detail Engineering Design (DED) sudah berlangsung sejak 2012, tahun ini mulai dilakukan pemasangan rel, konstruksi, dan targetnya tahun depan selesai. Selain kedua jalur itu, ada jalur Purwokerto-Wonosobo yang masih tahap DED sepanjang 90 km.

Pengamat Perkeretaapian Djoko Setijowarno mengatakan, pemerintah memang sudah melakukan kajian untuk reaktivasi rel-rel kereta yang mati. Ia berharap seluruh rel-rel yang sekarang masih mati bisa diaktifkan lagi, di Jawa maupun Sumatera.

"Sebaiknya diaktifkan lagi karena akan berfungsi mengangkut potensi pedesaan yang tidak terjangkau jalan raya, membuka isolasi," katanya kepada detikFinance.

(hen/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads