Suara sirine memekik di kawasan Taman Anggrek, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur sekitar pukul 09.30 WIB. Sirine tersebut sebagai tanda dimulainya groundbreaking proyek kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) yang sudah lama ditunggu-tunggu.
Di sebuah tenda khusus acara peresmian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut PT Adhi Karya Kiswodarmawan, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, terlihat bersama-sama menekan tombol sirine.
"Kita ingin proyek ini segera dibangun dan segera diselesaikan," tegas Jokowi sebelum menekan tombol sirine saat pidato groundbreaking, Rabu (9/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin saya tandatangani proyek ini tanggal 2. Saya minta proyek ini segera dimulai," seru Jokowi.
Setelah meresmikan proyek, Jokowi sempat berkeliling sekitar 5 menit di lokasi acara. Beberapa pejabat menteri ikut dalam rombongan. Jokowi sempat menuangkan adonan semen di lokasi, bunyi alat 'paku bumi' pun berbunyi sebagai tanda konstruksi sedang berlangsung.
Mereka adalah Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PU PR) Basuki Hadimuljono, Gubernur DKI Jakarta Basuki Purnama (Ahok).
Pembangunan LRT fase I A membentang dari Cibubur-Cawang-Dukuh Atas sepanjang 24,2 kilometer (km) dan fase I B membentang dari Bekasi Timur-Cawang-Dukuh Atas sepanjang 17,9 km. Pembangunan prasarana seperti pekerjaan sipil dilakukan oleh PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
(hen/ang)











































