Hari ini, Rizal melakukan aksi simbolis menghancurkan beton yang menutup rel 'mati' di Pelabuhan Tanjung Priok.
Rel kereta api yang ada saat ini tersisa di Jalan Pasoso berjarak 2 km ke Dermaga Pelabuhan Tanjung Priok, kondisinya sudah 'mati'. Padahal pada Zaman Belanda banyak percabangan rel kereta di sekitar Priok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui jaringan rel kereta api logistik/kontainer yang menghubungkan antara Pelabuhan Tanjung Priok dengan Pelabuhan Peti Kemas hingga Tempat Penampungan Khusus (TPK) Koja, Jakarta Utara telah ada. Rel ini telah lama mati dan tidak digunakan untuk pengangkutan kereta api logistik, namun masih terputus alias belum sampai ke dalam pelabuhan.
Proyek ini telah dianggarkan sejak 5 tahun lalu dan pembangunannya baru mencapai Jalan Pasoso atau sebelum masuk ke pelabuhan. Proyek ini tersisa hingga 300-500 meter lagi agar bisa masuk ke jantung Pelabuhan Tanjung Priok.
Berikut penampakannya, seperti dirangkum detikFinance.
(dnl/hen)










































