Demikian laporan Food and Agrculture Organization (FAO) yang dilansir dari BBC, Jumat (11/9/2015).
Produsen pangan dunia dihantam oleh melemahnya permintaan dari China, dan embargo produk impor dari barat yang dilakukan oleh Rusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komisi ini mengatakan, paket ini diharapkan bisa mendorong sektor industri susu menjual produknya ke Eropa. Selain itu, Komisi ini juga membantu petani buah dan sayuran di Eropa yang terimbas embargo Rusia.
Para petani di sekitar Eropa melakukan aksi protes dalam beberapa pekan ini dalam menghadapi kejatuhan harga pangan. Sebanyak 7.000 petani Eropa berdemonstrasi di Brussel, Belgia. Pekan lalu, para petani Prancis memblokade jalan di Paris dengan 1.500 traktor.
Belum bisa diketahui, sampai kapan harga pangan ini bisa pulih.
"Banyaknya pasokan, turunnya harga energi, dan pelemahan ekonomi China berkontribusi dalam penurunan indeks pangan FAO dalam lebih dari 7 tahun terakhir," demikian pernyataan FAO.
(dnl/hen)











































