Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menugaskan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membangun LRT di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek). Total jaringan kereta layang (elevated) yang harus dibangun mencapai 84 kilo meter (km).
Jaringan LRT yang dibangun oleh Adhi Kaya, di luar jaringan LRT yang dikerjakan Pemprov DKI Jakarta.
"Total panjang sebelum ada tambahan dari Menhub, sesuai Perpres ada 84 km," kata Direktur Utama Adhi Karya, Kiswodarmawan kepada detikFinance, Sabtu (12/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau total semua biaya masih kita hitung dalam waktu 3 bulan. Harapan presiden, semua selesai 2018," terangnya.
Sebelumnya, Adhi Karya pada 9 September 2015 telah memulai pembangunan LRT fase I yang membentang dari wilayah Cibubur di Jakarta Timur dan Bekasi Timur di Jawa Barat menuju Dukuh Atas di jantung kota Jakarta.
Total panjang rel layang pada fase I sebanyak 42,1 km. Total investasi membangun LRT fase I senilai Rp 23,8 triliun.
(feb/rrd)











































