Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi menandatangani Letter of Intent dengan Sekjen Gulf Cooperation Council (GCC) Abdul Latif Al Jayani. Dengan pernyataan ini, nantinya dialog antara RI dengan GCC akan lebih dipermudah.
"Dialog strategis ini akan di-follow up dengan pembuatan plan of action untuk 2016-2020. Pada saat kita negosiasi kita akan masukan kerja sama - kerja sama yang jadi prioritas untuk dikembangkan di GCC," tutur Retno di Istana Raja Faisal, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (13/9/2015).
Anggota GCC atau Dewan Kerja Sama Teluk terdiri dari enam negara di sekitar Teluk Persia. Total penduduk di negara-negara itu adalah 47 juta jiwa dengan GDP sebesar Rp 1,6 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka merupakan negara negara secara gabungan memiliki potensi 24% dari minyak dunia berada di negara negara GCC perdagangan kita dengan mereka mencapai Rp 16,9 miliar dan ada tenaga kerja kita sebesar 1,2 juta jiwa di sana," imbuh Retno.
Angka tersebut dinilai sangat penting untuk Indonesia agar meningkatkan kerja sama. Sehingga Retno telah melaporkan ke Presiden Jokowi untuk membuat rencana aksi.
(bpn/ang)











































