Kasus Cemex
RI Pasrah Hadapi Arbitrase
Senin, 28 Feb 2005 12:01 WIB
Jakarta -
Pemerintah Indonesia mengaku siap untuk menghadapi jalur arbitrase melawan Cemex, setelah tidak tercapainya kesepakatan hingga batas waktu pada hari ini. Namun demikian pemerintah akan terus berjuang melalui jalur di luar pengadilan. Demikian disampaikan Menko Perekonomian Aburizal Bakrie kepada wartawan usai rapat konsultasi antara pemerintah dengan DPD di Gedung Nusantara IV, Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/2/2005). "Perundingan dilanjutkan dong. Dua-duanya. Kalau dia mengajukan arbitrase, ya sudah. Kita berunding terus," kata Aburizal. Namun sayangnya Ical mengaku tidak bisa merinci lebih jauh apa saja persiapan pemerintah menghadapi arbitrase internasional melawan Cemex. Seperti diketahui, masa yang diberikan oleh Cemex untuk melakukan negosiasi di luar jalur pengadilan dengan pemerintah Indonesia atau out of court setlement berakhir pada Senin (28/2/2005) hari ini. Namun belum diketahui apa langkah Cemex jika batas waktu ini tidak bisa dipenuhi.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
