Susi Bertemu Pengusaha Muda, Bahas Investasi Ikan

Susi Bertemu Pengusaha Muda, Bahas Investasi Ikan

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 14 Sep 2015 15:00 WIB
Susi Bertemu Pengusaha Muda, Bahas Investasi Ikan
Foto: Susi Bertemu Anggota HIPMI (Idris-detikFinance)
Jakarta -

Pada siang ini, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti, menemui Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), yaitu Bahlil Lahadalia, beserta anggota HIPMI.

Pertemuan ini dilakukan di kantor pusat KKP, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Senin (14/9/2015).

Seperti diketahui, Bahlil merupakan pengusaha sukses yang memulai karirnya dari sopir angkot, Pertemuan Bahlil dengan Susi berlangsung terbuka, dan dimulai pukul 13.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka audiensi bisnis bersama pengusaha-pengusaha muda Indonesia. Susi mengajak pengusaha berinvestasi di sektor perikanan di Timur Indonesia, karena minimnya investasi pengusaha domestik di sektor tersebut.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Dirjen Penguatan Daya Saing KKP, Nilanto Perbowo dan Sekretaris Jenderal KKP, Syarif Widjaja.

"Saya mau mengajak pengusaha-pengusaha tanam investasi di perikanan Indonesia, khususnya di wilayah Timur kita. Sekarang potensi perikanan besar sekali, tapi ekspor kita yang nomor 3 di Asia Tenggara," kata Susi di depan para pengusaha.

Susi mengungkapkan, untuk menarik pengusaha lokal menanamkan uangnya, saat ini pihaknya tengah mengebut infrastruktur sektor perikanan. "Kami sedang bangun bandara untuk logistik ikan, agar bisa diekspor langsung ke luar negeri. Kita juga bangun 15 storage dan processing di Timur Indonesia," ucap Susi.

Pada kesempatan yang sama, Bahlil mengungkapkan, para pengusaha muda saat ini mulai tergerak terjun ke bisnis perikanan setelah melihat gebrakan Susi, khususnya dalam pemberantasan illegal fishing.

"Kami banyak main di tambang dan perkebunan. Kami sudah ubah mindset, bahwa laut ini adalah tambang terbesar kami. Bahwa kami mulai berinvestasi di perikanan. Saya salut untuk Bu Susi yang membuat kita sadar bahwa potensi ikan kita selama ini sangat besar," kata Bahlil.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads