Dua Hari Berturut-turut, Rizal Ramli 'Kepret' Lino dan Pelindo II

Dua Hari Berturut-turut, Rizal Ramli 'Kepret' Lino dan Pelindo II

Michael Agustinus - detikFinance
Selasa, 15 Sep 2015 11:37 WIB
Dua Hari Berturut-turut, Rizal Ramli Kepret Lino dan Pelindo II
Ilustrasi (Foto: Grandy/detikFoto)
Jakarta - Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli, sudah dua hari menyindir Pelindo II dan Direktur Utamanya, RJ Lino. Kali ini proyek perluasan Pelabuhan Tanjung Priok alias New Priok.

Pertama kali Rizal menyinggung proyek ini hal ini usai rakor di kantornya kemarin. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) operator pelabuhan itu dia anggap menggeser isu dwell time (waktu bongkar muat), dan kereta pelabuhan dengan cara memunculkan opini baru.

Rizal menganggap Pelindo sengaja pasang iklan Proyek New Priok dengan dana miliaran rupiah supaya opini publik teralihkan, dari yang awalnya menyoroti masalah dwell time dan kereta pelabuhan jadi ke New Priok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Janganlah ngadu (perang) pasang iklan, itu ngadu duit. Memang betul akan ada port (pelabuhan) baru yang mungkin butuh waktu. Kita akan benahi yang sudah ada saja supaya lebih efisien," kata Rizal usai rakor kemarin.

Tak berhenti sampai di situ, hari ini Rizal kembali melontarkan komentar pedas ke perusahaan pelat merah tersebut. Komentar itu ia sampaikan saat pidato di Kongres Ilmu Pengetahuan di Widya Garah I LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2015).

"Saya antitesis SBY, tidak bisa membereskan masalah dengan santun. RJ Lino enggak bisa lawan saya. Dia pasang iklan di Kompas Rp 4 miliar, di Bisnis Indonesia Rp 8 miliar," ujarnya.

"Iklan itu bercerita tentang rencana pembangunan (Pelabuhan) Kalibaru yang sekarang mangkrak nggak jelas. Sementara sekarang masalah di pelabuhan lama belum selesai," kata Rizal.

"Saya nggak mau ladenin yang begitu, norak. Punya uang, punya kuasa, Kabareskrim bisa diganti. Yang begini-begini kita harus ladenin, harus rapihin (rapikan)," ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Rizal sudah membuka kembali jalur kereta di Pelabuhan Tanjung Priok yang selama ini ditutup oleh Pelindo II. Jalur kereta ini dipercaya bisa membuat arus keluar-masuk barang lebih lancar.

Sementara Pelindo II sendiri sudah menyiapkan proyek Pelabuhan Kalibaru untuk menambah kapasitas. Sampai berita ini turun, Lino dan pihak Pelindo II belum bisa dihubungi detikFinance.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads