Terowongan ini dirancang sepanjang 500 meter menembus bawah tanah perbukitan, di kawasan Cadas Pangeran, Sumedang Jawa Barat.
Basuki telah menandatangani paket kontruksi pembangunan jalan tol Cisumdawu bersama para konsorsium kontraktor, yang terdiri dari perusahaan China dan BUMN konstruksi, untuk tahap II seksi 2 sepanjang 10,1 km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta ke kedutaan besar China supaya bisa 3 bulan saja prosesnya. Ini proyek bagus, ada terowongannya. Terowongan 500 meter ini sangat mahal. Saya yakin bisa lancar. Saya lihat di lapangan fase I-nya bagus. Fase I sudah 80%," pungkasnya.
Hari ini berlangsung penandatanganan kontrak paket konstruksi pembangunan Tol Cisumdawu (Cileunyi/Bandung-Sumedang-Dawuan) Tahap II seksi 2 yaitu 10,1 km. Tol ini dibiayai oleh pendanaan dari pemerintah China.
Tol Cisumdawu akan dibangun sepanjang 60,28 km, dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 5 triliun. Rencana konstruksi akan dibagi dalam 6 seksi, yaitu seksi I Cileunyi-Rancakalong sepanjang 9,80 km, seksi II Rancakalong-Sumedang sepanjang 17,51 km, Seksi III Sumedang-Cimalaka 3,73 km, Seksi IV Cimalaka-Legok 6,96 km, Seksi V Legok-Ujungjaya 16,35 km, dan seksi VI Ujungjaya-Kertajati sepanjang 4 km.
Pada 29 November 2012, pembangunan Fase I telah dimulai dengan panjang 6,3 km dengan nilai kontrak Rp 1,022 triliun. Pendanaan 90% dari pinjaman Tiongkok dan 10% APBN murni. Sedangkan pekerjaannya sendiri dikerjakan oleh konsorsium Shanghai Construction Group (Tiongkok) dengan Wijaya Karya dan Waskita.
(hen/dnl)











































