Orang Miskin RI Bertambah 1%, Ini Penjelasan JK

Orang Miskin RI Bertambah 1%, Ini Penjelasan JK

Arinaldo Pratama - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2015 15:10 WIB
Orang Miskin RI Bertambah 1%, Ini Penjelasan JK
JK saat briefing soal sektor pertanian
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengakui jumlah orang miskin di Indonesia meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2015 orang miskin mencapai 11,22% dari total penduduk, atau mencapai 28,59 juta jiwa. Angka ini naik 310 ribu jiwa dari Maret 2014 yang mencapai 28,28 juta jiwa atau naik 1%.

Menurut JK, naiknya jumlah orang miskin di Indonesia karena tidak stabilnya harga pangan, salah satunya naiknya harga beras.

"Kalau harga beras meningkat akan mengakibatkan kemiskinan, kebijakan yang akan kita lakukan adalah menstabilkan harga pangan," kata JK dalam acara briefing soal sektor pertanian bersama menteri pertanian dan jajarannya, di Kantor Kementan, Ragunan, Jakarta, Rabu (16/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

JK mengatakan, agar harga pangan stabil, salah satu caranya adalah dengan terus meningkatkan pasokan beras ke masyarakat yang berasal dari produksi beras dalam negeri bahkan bila tak cukup bisa dipasok dari impor.

"Sesulit apapun bisa diselesaikan, bisa dengan tingkatkan produktivitas beras atau kita impor beras, untuk menurunkan harga. Sulit bukan berati tidak bisa," katanya.

Bahkan berdasarkan data BPS bila dibandingkan dengan September 2014, pertambahan jumlah orang miskin lebih tinggi yaitu bertambah 860 ribu orang. Karena jumlah orang miskin di September 2014 sempat turun menjadi 27,73 juta orang atau 10,96% dari total penduduk. Peningkatan jumlah orang miskin selama September 2014 hingga Maret 2015 disebabkan oleh laju inflasi yang cukup tinggi, yatu 4,03%.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads