Ketiga srikandi itu yakni Direktur Services Development & IT AirNav Indonesia, New In Hartaty Manulang, Direktur Keuangan AirNav Indonesia, Rita Widayati, dan Kasubdit Standarisasi Sertifikasi dan Navigasi Penerbangan Ditjen Hubud Kemenhub, Dini Nurdiani.
Pembentukan KP3I berlangsung di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (16/9/2015). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ditjen Hubud Kemenhub sebagai regulator, operator penerbangan, operator bandara, perusahaan groundhandling dan AirNav Indonesia selaku penyelenggara acara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, tahapan awal yang hendak disasar KP3I ialah menata kembali penerbangan hingga menyentuh kawasan terpencil sekaligus pengambilalihan wilayah ruang udara yang didelegasikan. Hal ini searah dengan salah satu agenda prioritas Nawacita Presiden Republik Indonesia.
"Dalam sistem penerbangan kita tidak bisa bekerja sendiri namun harus ada saling kerjasama diantara para role players, karenanya melalui forum ini AirNav Indonesia mengambil inisiatif tersebut melalui penyelarasan pengembangan transportasi udara," ujar New In Hartaty.
Sementara itu, Rita Widayati menjelaskan, program perencanaan dalam hal singkronisasi program para pemangku kepentingan yang diinisiasi oleh AirNav Indonesia ini juga untuk mendukung Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang tengah menyusun roadmap transformasi BUMN untuk lima tahun mendatang.
"Roadmap itu guna mendukung pembangunan nasional serta bagaimana dapat melakukan pembangunan bersama BUMN dengan sinergi pembangunan terpadu di daerah," kata Rita.
(bbn/ang)











































