Cadangan Beras Pemerintah Minus 37.840 Ton

Cadangan Beras Pemerintah Minus 37.840 Ton

Lani Pujiastuti - detikFinance
Kamis, 17 Sep 2015 13:57 WIB
Cadangan Beras Pemerintah Minus 37.840 Ton
Jakarta - Perum Bulog menyatakan, jumlah Cadangan Beras Pemerintah (CBP) minus 37.840 ton hingga 14 September 2014. Hal ini disebabkan pemanfaatan CBP sudah mencapai 211.046 ton, melebihi stok akhir 2014 yang sebesar 173.206 ton.

Pemerintah wajib punya cadangan beras untuk memenuhi kebutuhan saat keadaan darurat, rawan bencana, hingga pasca bencana. Selain itu, CBP dipakai untuk stabilisasi harga melalui operasi pasar, dan sebagai cadangan beras di luar bantuan sosial sesuai kepentingan pemerintah.

Perum Bulog menyatakan, cadangan beras pemerintah terus turun sejak 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cadangan beras pemerintah pernah mencapai puncaknya sebesar 650.000 ton pada 2010. Posisi hari ini minus 37.000 ton," ungkap Djarot Kusumayakti, Direktur Utama Perum Bulog, ditemui saat rapat dengan Komisi IV DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2015).

Djarot menjelaskan, stok CBP yang minus di tahun ini sebetulnya bisa ditangani, dengan adanya alokasi dana PMN (penyertaan modal negara), namun belum dapat digunakan. "Sebetulnya ada dana PMN, tapi itu belum dapat kami gunakan," tambahnya.

Bulog sebetulnya punya stok saat ini mencapai 1,7 juta ton tapi kenapa CBP bisa minus?

"Sumber anggarannya terpisah antara CBP dengan stok penyerapan Bulog yang sudah mencapai 1,7 juta, itu berbeda," terang Djarot.

Selain itu, Djarot menyampaikan, stok minus tahun ini karena sudah digunakan sebagai stok operasional Bulog untuk keperluan CBP, sambil menunggu tambahan CBP dari APBN-P 2015.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads