Saat itu, Rizal sendiri yang menggunakan mesin bor pembongkar. Rizal tidak melibatkan PT Pelindo II (Persero) sebagai operator pelabuhan pada waktu itu.
Ia ingin rel yang ditutup oleh Pelindo II di dalam pelabuhan ini diaktifkan kembali. Berselang 8 hari atau 18 September, detikFinance mendatangi lokasi pembongkaran beton yang sempat dibongkar oleh Rizal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada petugas dan peralatan konstruksi di lokasi. Hal ini dibenarkan oleh petugas kebersihan di dekat lokasi bernama Rozak.
"Setelah dibongkar beberapa hari lalu. Tidak ada aktivitas lagi," kata Rozak kepada detikFinance di Pelabuhan Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2015).
Rel yang dibongkar, kata Rozak, menghubungkan area peti kemas aktif milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan dermaga.
"Kalau rel yang dibongkar ini, dia dari yang lokasi rel aktif ke dalam dermaga. Bergentingnya di jalan. Di dalam dermaga sempat dibongkar cuma nggak ada lagi kelanjutannya," tuturnya.
(feb/ang)










































