Saat Resmikan Bor MRT, Jokowi Sebut Proyek Kereta Cepat

Saat Resmikan Bor MRT, Jokowi Sebut Proyek Kereta Cepat

Ray Jordan - detikFinance
Senin, 21 Sep 2015 12:12 WIB
Saat Resmikan Bor MRT, Jokowi Sebut Proyek Kereta Cepat
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyinggung soal proyek kereta cepat saat acara peresmian dimulainya pengeboran terowongan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Ia mengatakan, keputusan membangun transportasi massal merupakan sebuah keputusan politik yang butuh keberanian.

Menurut Jokowi untuk urusan transportasi massal demi kepentingan orang banyak, tak boleh ada keraguan. Selama 26 tahun proyek MRT tak diputus-putuskan hingga akhirnya saat dirinya jadi Gubernur DKI Jakarta proyek ini baru bisa di-groundbreaking 10 Oktober 2013. Alasan ditunda-tundanya karena banyak perhitungan seperti untung, subsidi, teknis dan banyak alasan lainnya.

"Kalau kita ragu, gimana nanti macet, buat terowongan nanti ambrol. Sudah ada ahlinya. Kita sudah jauh ketinggalan dari negara lain. Ini kan yang pertama, apalagi pengamat-pengamat itu suka nakut-nakuti. kalau ragu terus nggak jalan. Kita kok ragu-ragu terus," tegas Jokowi saat pidato peresmian pengeboran perdana proyek MRT di kawasan Patung Pemuda, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Jokowi, kondisi mirip juga terjadi pada proyek kereta cepat. Jokowi sempat menggagas pembangunan kereta cepat 350 km/jam dari Jakarta-Bandung, yang sempat jadi pro dan kontra.

"Apalagi yang sering diributkan kereta cepat. Kalau saya hitung-hitungannya tidak seperti itu. Itu keputusan politik. Orang akan ingat 10-20 tahun mendatang. Rp 200-300 ribu (tarif) itu kan itungan sekarang. Ke depan itu orang-orang kita itu akan kaya-kaya. Membayar Rp 200 ribu sambil tidur bisa," katanya.

Jokowi harus mengacungkan jempor kepada kepada PT MRT Jakarta selaku pengembang proyek ini dan seluruh kontraktor yang bekerja di proyek ini, hingga proyek MRT fase I Lebak Bulus-Bundaran HI terus berjalan. Jokowi mendorong MRT tahap II dari Bundaran HI-Kampung Bandan dikerjakan.

"Menteri Bappenas, Menteri Perhubungan ditindaklanjuti. Menuju Kampung Bandan dan menuju timur segera tindak lanjuti. Yang penting dana dipaparkan, anggaran dari mana dibahas," seru Jokowi.

Ia mengingatkan, kepada jajarannya agar terus membangun komunikasi kepada publik soal proyek MRT ini. Masyarakat di Jakarta dan sekitarnya sudah lama menanti proyek ini.

Seperti diketahui PT MRT Jakarta menargetkan akan menyelesaikan MRT Jakarta pada Agustus 2018. "Masyarakat Jakarta sudah 26 tahun menunggu MRT. Maka sudah menanti kapan jadinya, kapan jadinya. Kita berharap proyek ini selesai sesuai progres tepat waktu sesuai schedule yang ada," katanya.

(hen/rrd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads