Pekerja Jepang Ngumpul di Pengeboran MRT Jakarta

Pekerja Jepang Ngumpul di Pengeboran MRT Jakarta

Lani Pujiastuti - detikFinance
Senin, 21 Sep 2015 13:25 WIB
Pekerja Jepang Ngumpul di Pengeboran MRT Jakarta
Foto: salah satu pekerja asal Jepang di proyek MRT Jakarta (Agung Pambudhy-detikFinance)
Jakarta -

Pembangunan proyek angkutan massal berbasis kereta (Mass Rapid Transit/MRT) Jakarta melibatkan kontraktor asal Indonesia dan Jepang. Proyek ini juga dibiayai dari utang, Japan International Cooperation Agency (JICA).

Tak bisa dipungkiri, proyek MRT fase I rute Stasiun Lebak Bulus-Stasiun Bundaran Hotel Indonesia sepanjang 15,7 kilometer (km), juga dikerjakan oleh pekerja asing asal Jepang.

DetikFinance beberapa kali bertemu dengan pekerja dan insinyur asal Jepang, yang terlihat dalam proyek MRT, saat acara pengeboran perdana rute bawah tanah di area Patung Pemuda, Senayan, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pekerja asal Negeri Matahari Terbit terdengar saling berbincang menggunakan bahasa Jepang.



DetikFinance sempat mencoba menyapa dalam bahasa Inggris, kepada salah satu pekerja asal Jepang dengan nametag dari salah satu perusahaan konstruksi asal Jepang di proyek MRT Jakarta. Sang pekerja hanya tersenyum dan langsung pergi.

Seperti diketahui, pekerjaan konstruksi MRT yang berada di bawah konsorsium Metro One terdiri dari beberapa perusahaan konstruksi asal Jepang. Dari 8 paket konstruksi, masing-masing konsorsium melibatkan anggota dari perusahaan asal Jepang dan Indonesia.



Perusahaan kontraktor asal Jepang yang terlibat antara lain Obayashi, Shimizu, Tokyu, Sumitomo Mitsu. Perusahaan konstruksi asal Jepang menggandeng beberapa perusahaan konstruksi asal Indonesia seperti PT Hutama Karya (Persero), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Jaya Konstruksi Tbk.

(feb/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads