Dana segar dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN) akan dipakai membiayai pengembangan berbagai infrastruktur pangan, salah satunya ialah pembangunan gudang penyimpanan padi 'raksasa'. Gudang ini direncanakan mampu menampung 400.000 ton padi.
"Dimana angka Rp 2 triliun PMN untuk membangun gudang padi 400.000 ton, silo jagung dan training center," kata Dirut Perum Bulog, Djarot Kusumayakti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi VI, DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin sampaikan tantangan Bulog adalah terbatasnya infrastruktur, sehingga kesulitan membeli beras dari petani," ujarnya.
Pada RDP kali ini, Djarot membawa seluruh jajaran Direksi Bulog. RDP sore ini dipimpin oleh Komisi VI DPR RI Achmad Hafisz Tohir.
(feb/hen)










































