Menurut Basuki, investor jalan tol tersebut sudah lalai dalam memberikan jaminan tanda komitmen mereka untuk melanjutkan proyek yang sudah mangkrak bertahun-tahun.
Basuki telah menyurati badan usaha jalan tol (BUJT) atau pengelola tol sepanjang 75 km tersebut yang telah lama mangkrak, yakni PT Marga Setia Puritama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruas Jalan Tol Batang-Semarang dimiliki oleh BUJT PT Marga Setia Puritama yang semula dimiliki oleh PT Intsia Persada Permai sebesar 40%, PT Banyuwen Permatasari 55%, dan PT Karya Terampil Mandiri 5%.
Pada 2008, PT Bakrie Toll Road mengambil alih 65% kepemilikan saham dari PT Marga Setia Puritama namun keluar dan melepas seluruh sahamnya pada 2011.
Β
Berbeda dengan ruas Batang-Semarang, untuk ruas Pemalang-Batang nasibnya jauh lebih baik. Investor lama sudah bersedia menggandeng mitra baru untuk melanjutkan proyek tol sepanjang 39,2 km tersebut.
PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menjajaki akuisisi ruas Pemalang-Batang. "Tadi juga dilaporkan Pemalang-Batang progress-nya bagus, mudah-mudahan Oktober jalan semua dengan masuknya Waskita Karya," katanya.
Ia mengatakan, bila dua ruas tol yang sempat mangkrak tersebut bisa segera dimulai konstruksinya, maka tahun 2018 jaringan Tol Trans Jawa bisa tersambung seluruhnya, termasuk Tol Pejagan- Cirebon, Brebes-Pemalang, Semarang-Batang, dan lainnya.
"Insya Allah bisa tersambung semua sampai ke Surabaya," katanya.
(hen/rrd)










































