Dirjen Tanaman Pangan Kementan Hasil Sembiring dari berbagai komoditas pangan tersebut, salah satu yang terberat tercapai adalah kedelai. Alasannya dalam kurun waktu 23 tahun area tanam kedelai susut 60% dari 1,8 juta hektar jadi 700.000 hektar.
Penyebabnya karena petani selalu rugi dengan harga jual. Ia mencontohkan di Aceh harga kedelai di petani hanya Rp 4.500-5.000/Kg, padahal biaya produksi kedelai mencapai Rp 7.500-7.800/kg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, dari berbagai target komoditas pangan yang paling cepat tercapai swasembada adalah beras/
"Kalau ditanya oleh daerah apa optimisnya. Kalau saya bilang beras kita sangat optimis. Jagung, agak mendekati optimis. Kalau kedelai sepertinya harus kerja keras lebih banyak lagi," katanya.
Tahun ini, berdasarkan Angka Ramalan I dari Badan Pusat Statistik (BPS) produksi kedelai diperkirakan 998.000 ton, naik 5% dibanding tahun lalu. Namun, kebutuhan kedelai nasional mencapai 2,3 juta ton, sehingga Indonesia masih harus mengimpor 1,4 juta ton kedelai.
(hen/rrd)











































