Soal Impor Beras, Mentan: Tunggu Kalau Sudah Ada Perintah

Soal Impor Beras, Mentan: Tunggu Kalau Sudah Ada Perintah

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2015 13:55 WIB
Soal Impor Beras, Mentan: Tunggu Kalau Sudah Ada Perintah
Jakarta - Pasca Wapres Jusuf Kalla (JK) menyampaikan soal rencana impor beras, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah soal informasi tersebut.

Bahkan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman masih optimistis produksi beras dan stok beras Bulog masih aman, namun soal kepastian impor beras tergantung keputusan atasannya.

"Jadi persoalan impor tidak impor lihat keadaan nanti, tunggu kalau sudah ada perintah nanti baru, kita kan pembantu presiden, siap melaksanakan kapan saja," kata Amran saat acara Melepas Pasar murah Beras di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (22/9/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Amran menegaskan selama ini upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi dan menekan dampak kekeringan 2015 sudah sangat luar biasa. Ia mengatakan, para petani juga sudah menjaga produktivitasnya. Pemerintah pun terus memberikan bantuan ke petani termasuk di 2016 seperti alat mesin pertanian, pupuk dan benih, hingga perbaikan irigasi.

"Stok 1,7 juta ton (di Bulog), kebutuhan per bulan dirut (Bulog) yang jawab yah, yang jelas nggak usah tanyakan impor nggak impor," kata Amran.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sempat mengatakan soal rencana impor beras untuk menjaga stok beras Bulog yang hanya 1,5 juta ton dari angka ideal seharusnya 2,5-3 juta ton.

"Ini kan masalahnya kekeringan. Ya kita tidak ingin mengorbankan masyarakat dengan berpegang pada perkiraan yang bisa salah. Karena itulah maka kita buka kemungkinan impor secepatnya. Kita akan melihat itu sebagai kemungkinan, harus buka," kata JK di Hotel Borobudur, kemarin.

(hen/rrd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads