"Sebenarnya dengan jumlah segitu nggak cukup," kata Ketua Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) Bustanul Arifin, ditemui di acara Hari Statistik Nasional, di Kantor BPS, Jakarta, Selasa (22/9/2015).
Bustanul mengatakan, idealnya stok beras di gudang Bulog total sebanyak 2,7 juta ton. Dengan jumlah 1,7 juta ton akan menyusut lebih banyak lagi karena pertimbangan penyaluran beras untuk keluarga sejahtera (rasta) bulan ke-13 dan ke-14.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, bila nantinya pemerintah impor beras dan berasnya digunakan untuk penyaluran rasta, hal tersebut merupakan suatu kesalahan besar.
"Tapi catatan saya, kalau sampai raskin (rasta) dari impor, berarti kita ada kesalahan besar selama ini. Kesalahan estimasinya dan terlalu menganggap enteng dampak El Nino ini yang sudah demikian dahsyat. Kita menduga ada dampak penurunan. Tapi mudah-mudahan pemerintah sudah mengantisipasi," tutup Bustanul.
(rrd/hen)










































