Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Jumat (25/9/2015), periode Januari hingga Agustus 2015 tercatat impor kedelai mencapai 1.525.748 ton dengan nilai US$ 719.807.624. Jumlah ini turun tipis periode yang sama di 2014 yang mencapai 1.564.163 dengan nilai US$ 947.245.608.
Negara yang paling banyak ekspor kedelai ke Indonesia yakni, Amerika Serikat (AS), Kanada, Malaysia, China, dan Uruguay
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- AS 1.481.969 ton, dengan nilai US$ 695.556.515
- Kanada 25.573 ton, dengan nilai US$ 13.118.116
- Malaysia 9.924 ton, dengan nilai US$ 6.335.748
- China 1.684 ton, dengan nilai US$ 1.976.436
- Uruguay 2.318 ton, dengan nilai US$ 1.017.612
- Negara lainnya 4.278 ton, dengan nilai US$ 1.803.197
Tahun ini, berdasarkan Angka Ramalan I dari Badan Pusat Statistik (BPS) produksi kedelai diperkirakan 998.000 ton, naik 5% dibanding tahun lalu.
(rrd/hen)










































