Hari ini, Minggu (27/9/2015) Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan panen padi di Karawang, Jawa Barat. Panen padi yang dilakukan para petani tak menggunakan alat tradisional, petani menggunakan alat panen modern yaitu combine harvester.
Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Desa Cikarang, Cilamaya, Karawang, Jawa Barat pukul 10.10 WIB. Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang bercelana hitam terlihat memakai topi merah tua.
Saat rombongan tiba di lokasi acara yang berada di tepi sawah yang berdekatan dengan perkampungan, Jokowi langsung disambut Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, termasuk Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Dirut Bulog, dan lainnya, .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat tiba di lokasi tenda acara, Jokowi sempat mendapatkan penjelasan soal panen dan bibit pada yang dipakai di lokasi panen. Jokowi juga sempat meninjau ke area persawahan.
Alat combine harvester yang dioperasikan petani mulai bergerak memotong padi siap panen, sebagai tanda dimulainya panen, Jokowi terlihat hanya menyaksikan beroperasinya alat panen modern tersebut.
Rencananya, setelah ada seremoni panen padi tersebut, Jokowi dan Mentan Amran akan membagikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan pompa air.
Luas lahan yang dipanen di Desa Cikarang hari ini 110 hektar. Sebanyak 65 hektar diantaranya menggunakan benih unggul IPB 3S yang produktivitasnya mencapai 9,4 ton gabah kering giling (GKG)/hektar.
Benih IPB 3S akan diperluas penggunaannya di wilayah Jawa Barat, selain Karawang. Kementerian Pertanian telah meminta Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk menambah penyediaan benih IPB 3S ini. Selain produktivitasnya tinggi, benih unggul ini juga tahan kemarau, cocok untuk kondisi El Nino saat ini.
(hen/hen)











































