Menaker Sebut Sektor Batu Bara dan Garmen Paling Banyak PHK

Menaker Sebut Sektor Batu Bara dan Garmen Paling Banyak PHK

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 28 Sep 2015 19:30 WIB
Menaker Sebut Sektor Batu Bara dan Garmen Paling Banyak PHK
Jakarta - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri mengungkapkan, ada beberapa sektor yang paling terdampak adanya pelemahan ekonomi. Sektor yang paling kena dampak adalah padat karya yang banyak menyerap tenaga kerja dan sektor komoditas.

"Ya di migas (minyak dan gas) itu batu bara, terus di garmen (pakaian jadi), konveksi. Itu salah satu yang tertekan. Terutama yang padat karya ya," kata Hanif usai ratas di kantor presiden Komplek Istana Negara, Senin (28/9/2015)

Hanif mengungkapkan, alasan para perusahaan melakukan PHK karena faktor bahan baku impor yang mahal karena dolar AS yang menguat terhadap rupiah hingga turunnya harga komoditas yang selama ini jadi andalan ekonomi Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan situasi sekarang ini mereka nggak kekejar sehingga target dikurangi kan. Makanya produksi dikurangi, akhirnya begitu. Kalau batu bara karena harga relatif turun," katanya.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus mendorong dan meberikan insentif agar dunia usaha bisa terus bergerak, bisa terus berkembang dalam situasi ekonomi sulit. Pihaknya pun tak bisa memprediksi soal potensi tambahan PHK. Hingga akhir Agustus yang tercatat kena PHK mencapai 26.000 orang.

"Makanya,β€Ž itu kan masuk ke paket kebijakan deregulasi yang pertama, termasuk kemudahan usaha, investasi," katanya.

Hanif menambahkan sektor padat karya seperti alas kaki, tekstil marginnya tipis namun volumenya besar. Sektor seperti ini rawan rentan kena goncangan.

"Ibaratnya kayak kita jualan sepatu, ngambil untungnya dari penjualan. Jadi kalau daya beli masyarakatnya agak lemah, ya itu akan sangat berpengaruh ke margin," katanya.

(hen/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads