Saleh mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian tenaga kerja untuk penanganan masalah PHK ini. Ia mengatakan, selama ini penyebab PHK karena salah manajemen, kesulitan bahan baku, hingga tak ada order atau permintaan.
"Tapi memang kebanyakan yang kena dampaknya adalah industri padat karya," kata Saleh Husin usai rakor di kantor Kementerian Perekonomian, Selasa (29/9/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oh nggak jadi masing masing kepada industri masing masing. Tapi ada juga yang mereka mungkin karena melihat mana yang lebih efisien, mereka memutuskan. Ya tentu secara bisnis," katanya
Kementerian Tenaga Kerja mencatat, per September 2015 total pekerja terkena PHK mencapai 43.085 orang. Jumlah ini meningkat 62% dari catatan Kemenaker PHK per Agustus 2015, yaitu 26.506 orang.
(hen/rrd)











































