"Kereta bandara bisa bawa 13.000 orang per hari," kata Direktur Utama PT Railink, Heru Kuswanto kepada detikFinance di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Selasa (29/9/2015).
Untuk membawa penumpang dari atau ke bandara, terdapat 124 perjalanan kereta.
Sedangkan kereta yang dioperasikan ialah 10 rangkaian atau train set.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"124 perjalanan dengan headway 15 menit. Kita operasi 20 jam menyesuaikan jam buka dan tutup bandara," tuturnya.
Tahap awal, KAI memproyeksi tingkat isian 30% sampai 40%. Meski demikian, Heru optimistis pangsa pasar kereta bandara sangat tinggi. Alasannya, pengguna jasa bandara membutuhkan moda transportasi terjadwal dan tepat waktu.
"Karakter Bandara Soetta bisa cepat (pertumbuhan permintaan) karena masyarakat sudah butuh," sebutnya.
Seperti diketahui, KA Bandara Soetta ini akan berangkat dari Stasiun Manggarai-Stasiun Bandara (Airport Railway Station/ARS) sepanjang 36,3 km. Waktu tempuh antara Stasiun Manggarai-Sudirman mencapai 56 menit.
Proyek ini sempat terkendala beberapa kali karena persoalan pembebasan lahan. Proses groundbreaking akan dimulai 6 Oktober 2015 dengan masa konstruksi pembangunan rel hingga stasiun selama 1 tahun.
(feb/ang)










































