Mentan: Jangan Tanya Soal Impor Beras Lagi!

Mentan: Jangan Tanya Soal Impor Beras Lagi!

Michael Agustinus - detikFinance
Rabu, 30 Sep 2015 15:40 WIB
Mentan: Jangan Tanya Soal Impor Beras Lagi!
Tuban - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman langsung sumringah begitu tiba di Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Di hamparan sawah seluas 4.000 hektar, bulir-bulir padi tampak siap dipanen. Menurut perhitungannya, panen di desa ini bakal mencapai 40.000 ton gabah kering giling (GKG).

"Ini ada 4.000 hektar sawah, produktivitasnya 10 ton (GKG)/hektar. Hasilnya bisa 40.000 ton (GKG). Ini menggembirakan," kata Amran sambil tersenyum saat panen raya di Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Rabu (30/9/2015).

Namun, senyum di wajahnya langsung sirna begitu ditanya soal impor beras oleh sejumlah wartawan di lokasi tersebut. Amran mengaku sudah bosan ditanya soal impor beras. "Ketemu wartawan di sana tanya impor (beras), ketemu di sini tanya impor juga," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amran mengatakan, harga beras yang relatif tinggi saat ini menguntungkan petani. Karena itu, menurut dia sebaiknya wacana impor beras tak perlu dibicarakan terus menerus.

"Saudaraku wartawan, sekarang harga gabah dan jagung bagus, jangan tanya lagi soal impor," tegasnya.

Sebelumnya, Perum Bulog menyatakan bahwa impor beras perlu segera dilakukan untuk memperkuat stok mereka. Meski stok beras Bulog sekarang masih 1,7 juta ton, hanya 1,1 juta ton yang merupakan beras medium dan dapat disalurkan untuk PSO (Public Service Obligation), 600.000 ton sisanya adalah beras premium yang dibeli dengan skema komersial.

(rrd/rrd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads