Kepala BPS, Suryamin melaporkan, sepanjang September 2015, bahan makanan tercatat mengalami deflasi 0,23%.
"Pada bahan makanan daging dan hasil-hasilnya deflasi. Tapi paling besar itu daging ayam (deflasi). Karena setelah lebaran harga meningkat dan turun ke arah normal," jelas Suryamin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau tercatat mengalami inflasi 0,07%. Untuk kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mengalami inflasi 0,05%.
"Tapi untuk (BBM) Pertamax itu deflasi. Besar juga pengaruhnya karena konsumennya sudah mulai banyak," ujar Suryamin.
Kelompok sandang tercatat mengalami inflasi 0,06%. Untuk kelompok kesehatan inflasi 0,02%. Kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga tercatat mengalami inflasi 0,07%. "Ini karena pengaruh biaya pendidikan perguruan tinggi yang naik," imbuh Suryamin.
Sementara kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan tercatat mengalami deflasi 0,09%.
(dnl/hen)











































