Menko Perekonomian Darmin Nasution mengaku akan segera berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), untuk mengetahui biaya perbankan mana yang bisa diefisiensikan dan besar pengaruhnya terhadap biaya operasional perbankan.
"Tentu harus koordinasi dengan OJK dan BI, bahwa kita perlu koordinasi biaya mana saja yang bisa ditekan di biaya perbankan," ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (1/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebetulnya itu sudah dimulai dulu sejak beberapa tahun lalu, mengelompokkan secara rinci setiap bank untuk mengetahui dia biaya untuk tenaga kerja berapa, untuk sewa gedung berapa, untuk listrik berapa, dan seterusnya," terang Darmin.
"Sehingga bisa diketahui mana yang agak aneh-aneh biayanya dari bank itu. Walaupun tidak mudah untuk mendorong mengubah tetapi ada cara untuk mempelajarinya. kita tahu seperti apa," pungkasnya.
(mkl/rrd)










































