Hari Batik Nasional

Diakui Dunia, Ekspor Batik RI Meningkat Setiap Tahun

Lani Pujiastuti - detikFinance
Jumat, 02 Okt 2015 13:40 WIB
Jakarta -

Batik Indonesia secara resmi telah dikukuhkan menjadi warisan budaya dunia oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009 lalu. Pengakuan tersebut turut mendongkrak popularitas batik dan kesadaran masyarakat untuk merasa memiliki batik. Pasca itu, Industri Kecil Menengah (IKM) batik tumbuh subur dan nilai ekspornya pun terus tumbuh.

"Batik Indonesia, walaupun ada suara beberapa pengusahanya terpaksa tidak semaju sebelumnya, tapi sebenarnya batik terus-terusan tumbuh. Batik sudah meluas ke luar Jawa. Batik sudah dikagumi bahkan di luar Indonesia," ungkap Euis Saedah, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengan (IKM) Kementerian Perindustrian, ditemui pekan lalu.

Data Kementerian Perindustrian menunjukkan jumlah unit usaha batik selama lima tahun sejak 2011 hingga 2015 tumbuh 14,7% dari 41.623 unit menjadi 47.755 unit. Tenaga kerja pun sama, selama 2011-2015 tumbuh 14,7% dari 173.829 orang menjadi 199.444 orang.

Nilai pembelian bahan baku pun meningkat 12,8% dari tahun 2011 senilai Rp 4,137 triliun menjadi Rp 4,746 triliun pada tahun 2015. Nilai tambah batik tumbuh 14,7% dari tahun 2011 senilai Rp 1,909 triliun menjadi Rp 2,191 triliun.

Peminat batik dari mancanegara yang meningkat pun tercermin dari nilai ekspor batik yang naik 14,7% dari tahun 2011 senilai Rp 43,96 triliun menjadi Rp 50,44 triliun pada 2015.

Berikut Data Perkembangan IKM Batik 2011-2015

Unit Usaha
2011: 41.623 unit
2012: 43.704 unit
2013: 45.015 unit
2014: 46.365 unit
2015: 47.755 unit

Tenaga Kerja
2011: 173.829 orang
2012: 182.521 orang
2013: 187.996 orang
2014: 193.635 orang
2015: 199.444 orang

Nilai produksi
2011: Rp 4,137 triliun
2012: Rp 4,344 triliun
2013: Rp 4,474 triliun
2014: Rp 4,608 triliun
2015: Rp 4,746 triliun

Bahan Baku
2011: Rp 1,994 triliun
2012: Rp 2,094 triliun
2013: Rp 2,157 triliun
2014: Rp 2,221 triliun
2015: Rp 2,288 triliun

Nilai Tambah
2011: Rp 1,909 triliun
2012: Rp 2,005 triliun
2013: Rp 2,065 triliun
2014: Rp 2,127 triliun
2015: Rp 2,191 triliun

Nilai Ekspor
2011: Rp 43,961 triliun
2012: Rp 46,159 triliun
2013: Rp 47,543 triliun
2014: Rp 48,970 triliun
2015: Rp 50,439 triliun

*2015 angka prognosa

(rrd/rrd)