Menurut salah satu penjaga toko Kamera Baktir Jaya di ITC Ambassador bernama Sardi, sebelum dolar AS naik bisa terjual satu hingga dua kamera setiap hari di tokonya.
"Sekarang yang beli kadang cuma satu sehari itu pun bukan beli HD camera. Tapi lebih ke SD camera dan aksesoris," katanya kepada detikFinance, Minggu (4/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kayak Canon, Nikon, Sony naiknya cukup tinggi sekitar 30- 50%. Yang turun itu cuma aksesoris, karena harga disamain," ujarnya.
Demi menggenjot penjualan, Sardi pun menawarkan beberapa promo untuk pembelian kamera. Contohnya adalah kartu memori gratis.
"Paling untuk merek tertentu kayak Sony dan Fuji diberi bonus memori, dan belum ada program khusus kayak cashback," ujarnya.
Selain kamera, harga jual aneka laptop juga terpantau naik. Salah satu pegawai toko elektronik Kartrid Asli bernama Agus, mengatakan penjualan di tokonya turun sekitar 50-60%.
Jika dulu dalam sehari ada 10 orang yang beli elektronik di tokonya, sekarang ini bisa dapat 8 orang saja sudah susah.
"Rata-rata semua laptop naik harga untuk semua merek. Rata-rata Rp 300-600.000," katanya.
(ang/ang)











































