Datang ke DPR, Rini dan Bos WIKA Ditanyai Proyek Kereta Cepat

Datang ke DPR, Rini dan Bos WIKA Ditanyai Proyek Kereta Cepat

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 05 Okt 2015 11:48 WIB
Datang ke DPR, Rini dan Bos WIKA Ditanyai Proyek Kereta Cepat
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno bersama para direktur utama BUMN menggelar rapat kerja (raker) dengan komisi VI DPR. Agenda yang dibahas soal rencana usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada BUMN untuk periode 2016.

Raker yang dihadiri oleh direksi BUMN antara lain Sang Hyang Seri, Pertani, Pelindo III, PPI, dan Dirut Wijaya Karya (WIKA) Bintang Perbowo. Namun raker sempat diwarnai pertanyaan oleh seorang anggota DPR yang mengklarifikasi soal proyek kereta cepat oleh konsorsium Wika.

"Katanya kereta cepat tidak berasal dari APBN, Kami mohon klarifikasi terima kasih pimpinan," tanya seorang anggota DPR Komisi VI, di awal raker, Senin (5/10/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendapat pertanyaan tersebut, Rini menjelaskan soal posisi dari proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Ia menegaskan bahwa proyek ini benar-benar tak memakai APBN, termasuk suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada WIKA dan BUMN yang ikut dalam konsorsium kereta cepat.

"Terima kasih, perlu dijelaskan mengenai kereta cepat memang bapak presiden menekankan tidak adanya anggaran dari pemerintah maupun jaminan untuk pembangunan kereta cepat. Jadi kami menekankan memang sama sekali tidak ada menggunakan dana pemerintah termasuk PMN," tegas Rini.β€Ž

Rini menjelaskan meskipun Wijaya Karya mengajukan PMN untuk tahun depan, namun dipastikan alokasi suntikan modal tersebut bukan untuk pembiayaan kereta cepat.

"Wijaya Karya memang mengusulkan untuk peningkatan modal, tapi betul-betul tidak digunakan untuk kereta cepat. Itu akan terlihat gamblang dari persentasenya berikut laporannya. Karena WIKA ini juga Tbk (perusahaan terbuka), maka penggunaan dananya akan terlihat jelas. Penyertaan modal oleh WIKA ini sama sekali tidak akan dimanfaatkan untuk kereta cepat," tegas Rini.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads