Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman siang ini blusukan ke salah satu peternakan ayam di Sukabumi, Jawa Barat.
Kedatangannya ke peternak terkait anjloknya harga ayam di tingkat peternak. Penurunan ini disebabkan melimpahnya pasokan anak ayam atau day old chicks (DOC).
"Mau lihat langsung kenapa harga ayam di peternak turun. Kalau naik konsumen yang protes, sekarang harga turun peternak yang bilang keberatan," kata Amran ditemui sebelum sidak di Restoran Sunda Rasa, Sukabumi, Selasa (6/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berapa pekan terakhir harga ayam di tingkat peternak jatuh ke Rp 15.000/kg di bawah harga pokok produksi (HPP) Rp 17.000/kg.
Penusaha pun menanggung rugi akibat jatuhnya harga sampai di bawah HPP atau 'nombok'. Sebelumnya, dalam pertemuan Kementan dengan pengusaha peternakan ayam disepakati pemusnahan 6 juta ekor bibit ayam untuk menstabilkan harga.
Kondisi saat ini dinilai pemerintah maupun pengusaha sudah kelebihan pasokan. Pada Agustus saja, Kementan menyebut produksi ayam surplus 18 juta ekor/minggu. Sebab kebutuhan hanya 42 juta ekor/minggu, sementara produksi mencapai 60 juta ekor/minggu.
(hen/hen)











































