Tahun Depan, Pemerintah Akan Terbitkan Surat Utang Rp 326,2 T

Tahun Depan, Pemerintah Akan Terbitkan Surat Utang Rp 326,2 T

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 06 Okt 2015 20:03 WIB
Tahun Depan, Pemerintah Akan Terbitkan Surat Utang Rp 326,2 T
Jakarta - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 masih disusun dalam skema defisit 2,1%. Ini karena belanja negara yang dianggarkan lebih besar dibandingkan dengan penerimaan. Sehingga tahun depan pemerintah masih mengandalkan utang untuk salah satu sumber belanja negara.

"Defisit 2,1% setara dengan Rp 272,2 triliun, dengan sumber pembiayaan utang dan non utang. Pembiayaan utang sebesar Rp 329,9 triliun dan non utang Rp 57,7 triliun," ungkap Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2015).

Bambang mengatakan, nanti juga akan diterbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Rp 326,2 triliun dengan asumsi nilai tukar Rp 13.900/US$.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"SBN netto jumlahnya sebesar Rp 326,2 triliun," imbuhnya.

‎Selain itu, untuk penarikan pinjaman luar negeri (bruto) adalah Rp 75,1 triliun, meliputi pinjaman program Rp 36,8 triliun dan pinjaman proyek sebesar Rp 38,2 triliun. Selanjutnya adalah pinjaman dalam negeri Rp 3,2 triliun.

"Artinya untuk 2016 pemerintah masih mengandalkan sumber pembiayaan utang untuk belanja negara," kata Bambang.

(mkl/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads