Pagi ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung proyek pengeboran terowongan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta di Patung Pemuda, Senayan, Jakarta Selatan.
Berdasarkan pantauan detikFinance di lokasi, Kamis (8/10/2015), Jokowi datang pukul 09.00 WIB didampingi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menggunakan batik berwarna biru.

Menggunakan kemeja putih lengan panjang dan rompi berwarna hijau dilengkapi helm proyek warna putih, Jokowi langsung menuju lokasi proyek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari situ, Jokowi sembari berbincang-bincang bersama Ahok dan Dono menuju area bawah tanah. Lokasi ini berada sekitar 10-15 meter dari pintu masuk Patung Senayan.
Jokowi tampak melihat-lihat beberapa mesin pengeboran dan melihat cara kerja mesin bor MRT yang bernama 'Antareja'.

Sesekali mengecek dinding bekas pengeboran. Sekitar 15 menit di dalam terowongan, Jokowi kembali melanjutkan peninjauan ke atas terowongan, menyaksikan proses penarikan lumpur dari bawah tanah untuk diangkat dan dibuang.
Diketahui, mesin bor raksasa ini memiliki diameter kurang lebih 6,7 meter, total panjang sekitar 43 meter, dan bobot mencapai sekitar 323 ton, mulai dari bagian kepala (cutterhead) hingga bagian akhir (backup cars).
Alat yang biasa disebut Tunnel Boring Machine (TBM) ini mampu melakukan pengeboran terowongan jalur bawah tanah MRT dengan kecepatan sekitar 8 meter per hari.
Dengan mesin TBM ini, masa pengerjaan konstruksi jalur terowongan bawah tanah MRT diperkirakan akan berlangsung mulai September 2015 hingga Desember 2016.











































