Ahok Sebut Proyek MRT 'Tarik' Ahli RI yang Pernah Kerja di Malaysia

Ahok Sebut Proyek MRT 'Tarik' Ahli RI yang Pernah Kerja di Malaysia

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 08 Okt 2015 13:32 WIB
Ahok Sebut Proyek MRT Tarik Ahli RI yang Pernah Kerja di Malaysia
Jakarta - Proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang sudah masuk tahap pembangunan terowongan bawah tanah membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang. Bahkan proyek ini menggunakan sumber daya manusia atau tenaga ahli Indonesia yang pernah menangani proyek serupa di Malaysia dan Singapura.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menemani Presiden Jokowi di lokasi proyek MRT di Patung Pemuda, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2015)

Ia mengatakan proses pengeboran terowongan MRT Jakarta untuk 2 bulan pertama masih dikerjakan oleh teknisi asal Jepang. Selanjutnya akan dikerjakan oleh para teknisi ahli Indonesia yang berpengalaman di luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada berapa orang Indonesia yang pernah kerja di Singapura dan Malaysia kita tarik juga," kata Ahok.

Menurut Ahok hal ini juga membuat Presiden Jokowi senang. Sumber daya manusia Indonesia mampu mengerjakan proyek-proyek menggunakan teknologi tinggi termasuk pembuatan terowongan bawah tanah.

"Jadi ada ahli teknologi itu presiden yang senang, dan presiden sampaikan juga," katanya.

Pagi ini, Presiden Jokowi meninjau langsung proyek pengeboran terowongan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta di Patung Pemuda, Senayan, Jakarta Selatan.

Jokowi datang pukul 09.00 WIB didampingi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menggunakan batik berwarna biru.

(hen/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads