2 Menteri Kumpul Bareng Pengusaha Bahas Peluang Saat Ekonomi Lesu

2 Menteri Kumpul Bareng Pengusaha Bahas Peluang Saat Ekonomi Lesu

Lani Pujiastuti - detikFinance
Kamis, 08 Okt 2015 14:10 WIB
2 Menteri Kumpul Bareng Pengusaha Bahas Peluang Saat Ekonomi Lesu
Jakarta -

Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin dan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas T. Lembong kumpul bersama para pengusaha muda diantaranya Kebab Turki Baba Rafi, Zalora dan Go-Food by Go-Jek. Mendag Lembong sempat mengungkapkan biasanya saat ekonomi lesu, muncul para pengusaha-pengusaha baru.

Hal ini berlangsung dalam Forum Dialog HIPMI di HIPMI Center, Menara Bidakara 2, Jakarta, Kamis (8/10/2015), yang temanya 'Di Tengah Lesunya Perekonomian Indonesia Masih Adakah Peluang Usaha dan Solusinya?'

Menperin Saleh Husin dalam forum tersebut meminta agar para pengusaha muda bisa kreatif mencari peluang usaha di tengah situasi saat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para pengusaha muda di tengah situasi ekonomi saat ini, harus bisa kreatif mencari peluang usaha. Kementerian Perindustrian akan terus dorong para pengusaha," kata Saleh.

Menteri Perdagangan Thomas T. Lembong berbatik cokelat menyampaikan berbagai, termasuk mengenang semasa masih menjadi pengusaha 7 pekan lalu.

"Hampir 7 minggu yang lalu, saya masih pengusaha muda. Mengutip pernyataan Presiden saat sambutan di acara ISEI bahwa perekonomian Indonesia sedang dalam masa transisi. Sektor primadona lagi kempes seperti CPO, batubara, dan kita sedang mencari primadona baru. Besar harapan kita ke pengusaha muda. Banyak kreativitas, inovasi dan ide-ide segar," Jelas Lembong.

Kondisi ekonomi lesu, Mendag menilai justru bisa menjadi kesempatan tumbuhnya bibit-bibit pengusaha dan pelaku bisnis yang kemudian akan menanam hasilnya saat ekonomi membaik.

"Bibit-bibit sukses seringkali di tanam saat sedang berada dalam situasi rendah-rendahnya kondisi ekonomi. Itu keberanian luar biasa pada saat moment sedang gelap-gelapnya," jelas Tom Lembong.

 

Tom menggambarkan kondisi saat ini dengan perumpamaan sumpah dokter. "Ayah saya dulu dokter jantung dan THT. Di bidang kedokteran ada sumpah kedokteran yang dimulai dengan first, do no harm. Jangan tergesa-gesa merasa sakit. Itu akan memperburuk keadaan," katanya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads