"Kita targetkan untuk penerimaan pajak Rp 1.318,7 triliun tahun 2016," kata Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Sigit Priadi Pramuditoโ dalam rapat kerja dengan Komisi XI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2015)
Sigit menuturkan target tersebut meliputi PPh non migas Rp 715,78 triliun, PPN dan PPnBM Rp 571,73 triliun, PBB Rp 19,41 triliun, pajak lainnya Rp 11,76 triliun, PPh migas Rp 38,07 triliun.โ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sigit optimistis target pajak akan bisa terealisasi tahun depan. Di antaranya, ada beberapa kebijakan yang tadinya direncanakan tahun ini bisa direalisasikan pada tahun depan, seperti PPN untuk jalan tol dan bea materai untuk ritel.
Di samping itu, ada sekitar 4.000 pegawai baruโ yang sudah siap bekerja di awal tahun dan penambahan kantor operasional di berbagai daerah.
"Kantornya nambah 20. Kita sudah anggarkan. Lebih enak, kalau kemarin dadakan semua. Kita susahnya ketika APBN (terlambat) disusun. Semua kebijakan saya juga terlambat semua, eh target kita tidak tercapai," kata Sigit.
(hen/hen)











































