Ada salah satu miliuner AS yang melontarkan pernyataan mengejutkan jika Trump terpilih jadi presiden AS menggantikan Barack Obama. Ia adalah konglomerat media, Barry Diller.
"Pilihannya adalah saya pindah ke luar negeri atau ikut pemberontakan," katanya seperti dikutip CNN, Jumat (8/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jujur saja, saya tidak akan pindah dan tidak mungkin juga ikut pemberontakan," katanya.
Diller adalah CEO IAC/InterActiveCorp (IACI), konglomerasi di sektor media massa yang membawahi Match.com, The Daily Beast, hingga HomeAdvisor.com.
Forbes menaksir kekayaan Diller mencapai US$ 2,5 miliar (Rp 35 triliun), masih di bawah Trump yang mencapai US$ 4,5 miliar (Rp 63 triliun).
Diller juga menuduh kesuksesan kampanye Trump selama ini hanya permainan media dan reality show untuk mengangkat rating saja. Trump juga dinilai punya pengalaman dalam hal yang sama saat menjadi pengisi acara 'The Apprenctice".
"Donald Trump itu intinya mencari konflik, dan itu lah dia sebenarnya hanya sebuah konflik negatif," katanya.
Diller selama ini memang dikenal sebagai pendukung Partai Demokrat sejak lama. Pada 2008, perusahaannya banyak berkontribusi ke kampanye Obama, Hillary Clinton, dan How Biden.
Tapi sempat juga ia mendukung Partai Republik saat mendukung John McCain. Pada kampanye kali ini ia belum memberikan kontirbusi sama sekali.
(ang/ang)











































