Dalam daftar Forbes, Senin (5/10/2015), Adelson merupakan orang terkaya nomor 15 di AS. Jumlah hartanya US$ 26 miliar, atau sekitar Rp 382 triliun.
Uang hasil usaha judi ini, sering disumbangkan Adelson untuk Partai Republik di AS. Pria ini memang terkenal aktif di dunia politik, karena berperan sebagai penyandang dana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adelson kecil hidup serba pas-pasan. Dia tidur di lantai sebuah rumah kumuh di Boston. Dia pertama mendirikan kios koran kecil bermodal US$ 200 yang dipinjam dari pamannya saat berusia 12 tahun.
Setelah itu, dia mulai mengembangkan bisnisnya dengan membuat mesin penjual permen, dan menjadi agen iklan koran. Tak hanya itu, dia juga menjual peralatan toilet.
Meski begitu, bisnis yang dijalankan Adelson tidak selalu mulus. Pada 1960an, dia pernah melakukan investasi di beberapa perusahaan, salah satunya The American International Travel Service. Perusahaan itu sahamnya jatuh dan bangkrut. Namun Adelson tak menyerah dan menggeluti sejumlah bidang baru.
Seiring waktu, usahanya makin besar, dan pada 1995, Adelson mulai masuk ke bisnis kasino di Las Vegas, bahkan hingga Asia saat ini.
Titik keberhasilannya adalah dengan mendirikan hotel Venetian dan kasino senilai US$ 1,5 miliar di Las Vegas.
Dalam setahun ini, kekayaan Adelson turun US$ 6 miliar, atau 25%. Ini karena menurunnya bisnis kasino miliknya di Macau, akibat pemantauan ketat aksi korupsi oleh pemerintah China.
(dnl/ang)










































