40 CEO Perusahaan Belanda Dirayu Investasi di RI

Laporan dari Eindhoven

40 CEO Perusahaan Belanda Dirayu Investasi di RI

Eddi Santosa - detikFinance
Sabtu, 10 Okt 2015 11:15 WIB
40 CEO Perusahaan Belanda Dirayu Investasi di RI
Foto: dok KBRI Den Haag
Eindhoven - Indonesia dipandang masih cukup atraktif. Para pengusaha Belanda didorong untuk meningkatkan investasi.

Wakil Walikota Best (kota dekat Eindhoven, Belanda) Peet van de Loo, memotivasi para pengusaha Belanda pada acara "Indonesia Netwerkdiner 2015" yang diselenggarakan KBRI Den Haag dan Stichting Hibiscus, Kamis malam waktu setempat atau Jumat (9 Oktober 2015).

Sektor lainnya yang mendapat perhatian Van de Loo agar ditingkatkan adalah perdagangan. Pada kesempatan tersebut, Van de Loo juga menyampaikan dukungannya atas kerjasama antara Indonesia dengan kota Best, yang dipimpinnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya Kuasa Usaha Ad-interim (KUAI) Ibnu Wahyutomo yang bersama Wakil Walikota resmi membuka acara berformat santap malam itu mengatakan, pihaknya siap memfasilitasi segala upaya untuk berinvestasi dan berbisnis di Indonesia.

"Salah satu tugas para diplomat adalah untuk memfasilitasi para pengusaha yang akan melakukan bisnis di Indonesia," tegas Ibnu.

Mengutip pernyataan Presiden Jokowi, Ibnu juga menginformasikan bahwa Indonesia akan membangun 9 bandara, 5 pelabuhan, 43 dam, dan 3 juta hektar lahan pertanian.

"Ini semua merupakan kesempatan bagi para pengusaha Belanda untuk ikut berpartisipasi," ucapnya.

Acara makan malam bersama para pengusaha Belanda ini menurut keterangan Minister Counsellor Azis Nurwahyudi merupakan yang kedua, kali ini dengan mengangkat tema Solar Energy and Water Management.

Hadir sebanyak 40 CEO dan direktur dari berbagai perusahaan yang bergerak di bidang energi, infrastuktur, tata kelola air, dan keuangan.

Menu khas Indonesia disajikan oleh “Indonesia Satu”, yakni asosiasi para chef profesional Indonesia di Belanda.

Stichting Hibiscus yang menjadi mitra KBRI adalah yayasan yang aktif mempromosikan hubungan Indonesia-Belanda dalam berbagai bidang seni budaya, pertukaran pelajar, dan bantuan sarana pendidikan untuk berbagai kelompok kurang mampu di Indonesia.

(es/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads