Ide kreatif Banyuwangi menata pasar tradisional menjadi pasar rakyat yang tertata, bersih dan nyaman ini, mendapat apresiasi Lembong. Ia mengaku takjub terhadap pasar tradisional Sobo yang akan disulap menjadi pasar pariwisata dan terminal terpadu.
Pasar ini nantinya merupakan pasar tradisional yang selain menjual kebutuhan pangan rakyat sehari-hari, juga akan menyediakan kerajinan lokal yang dilengkapi dengan terminal pariwisata sehingga membuka peluang untuk lebih banyak lagi konsumen yang datang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat mengunjungi Pasar Sobo ini, Lembong tampak serius mengamati tiap detail bangunan pasar. Didampingi Bupati Abdullah Azwar Anas, Tom Lembong melihat sejumlah bangunan yang tengah dikerjakan kontraktor. Menurut Lembong, revitalisasi pasar rakyat itu sebuah implementasi yang hebat dan patut dicontoh daerah lain.
"Kita kunjungi Banyuwangi. Saya mau lihat pencapaian-pencapaian luar biasa di sini. Kita mau belajar dan kita akan sebarkan ilmu yang saya dapat di Banyuwangi ini. Ide terminal dan pasar terpadu ini sangat brilian dan ini akan menjadi percontohan," ungkapnya saat di wawancarai sejumlah wartawan, Sabtu (10/10/2015).
Selain mengunjungi pasar Sobo, sebelumnya Mendag berkunjung ke lokasi pasar tradisonal Srono yang tengah dibangun menggunakan anggaran dari Kementerian Perdagangan. Thom Lembong juga meninjau pasar induk Banyuwangi.
"Ciri khas pasar tradisional adalah budayanya. Kita harapkan ini bisa diperkuat dan tidak lupa juga harus bersih, sumber air besih, sirkulasi udara," tambahnya.
Sementara itu Bupati Anas menambahkan, revitalisasi pasar rakyat ini untuk memudahkan konsumen membeli barang yang diinginkan dengan mudah dan nyaman. Karena selama ini konotasi masyarakat tentang pasar trasisional adalah kumuh dan kotor, sehingga masyarakat enggan membeli barang di pasar.
"Dengan pasar terpadu ini harapan pemerintah bisa menjadi alternatif utama dalam berbelanja. Di pasar ini akan kita tur per-blok, mana yang menjual ikan dan daging, sembako, sayur. Kelebihannya pasar ini adalah pasar tradisional yang juga menjual oleh-oleh bagi wisatawan sehingga bisa menjadi pilihan utama masyarakat," ujar Bupati Anas.
Selama empat tahun terakhir ini Banyuwangi telah memproteksi pasar rakyat agar tidak tergerus dengan pasar moderen. Caranya dengan merevitalisasi sejumlah pasar tradisional agar lebih bersih dan tertata. Selain juga mengeluarkan kebijakan pembatasan pasar modern atau ritel di Banyuwangi.
(rrd/rrd)











































